Tak Gentar Lawan Abang Sendiri

Dibilang berani, iya. Dibilang nekat, juga iya.

Pada pencalonan lurah tahun kemarin, saya berhadapan langsung dengan abang kandung saya. Jika ditilik dari tampang memang saya kurang sedikit lah dari abang saya. Jika dilihat dari modal tentunya saya kalah telak dari abang saya yang memang seorang pengusaha, sedangkan saya hanya seorang guru SD. Tapi kalau dari rasa percaya diri, kami berdua memiliki kepercayaan diri yang sama. Namun satu yang membuat saya sangat yakin melawan abang saya adalah Jimat Kujang Pusaka pemberian kang Masrukhan ini.

Jimat ini saya dapatkan dua tahun yang lalu saat saya melamar jadi PNS. Dari sekian ribu orang yang harus membayar di muka untuk jadi PNS, mungkin saya adalah satu-satunya orang yang diterima tanpa perlu mengeluarkan uang sepeserpun. Karena itulah saya benar-benar yakin saya bisa mengalahkan abang saya dalam persaingan ini walaupun dari tampang dan modal saya kalah dari abang saya.

Awal-awal kampanye memang sangat terlihat abang jauh lebih populer dari saya. Tapi anehnya, pas pemilihan saya menang 62% versus 48% suara. Heran? Tidak. Kaget? Juga tidak. Kan dari awal saya sudah yakin saya bisa mengalahkan abang saya. Apalagi saya punya Jimat Kujang Pusaka. Jadi ya tidak perlu heran ataupun kaget dengan hasil pemilihan ini.

Bagi yang mau mencalonkan diri menjadi lurah ataupun lebih dari itu saya sarankan pakai Jimat Kujang Pusaka saja. Karena saya sudah membuktikan khasiatnya, dan saya adalah bukti nyata keampuhan jimat karya kang Masrukhan.

Kholish – Ciamis