Saatnya Perusahaan Kembali Ke Tangan Pewaris Utama

Kesaksian » Saatnya Perusahaan Kembali Ke Tangan Pewaris Utama

Sebagai seorang anak tunggal tentunya saya lah satu-satunya orang yang akan mewarisi perusahaan ayah. Namun background pendidikan saya yang melenceng jauh dari visi misi perusahaan membuat saya tampak diremehkan banyak pihak, terutama para pemegang saham di perusahaan. Saya pun mengerti kegelisahan mereka, seorang mahasiswi fakultas pertanian mana mungkin bisa memimpin perusahaan pembiayaan kredit kendaraan bermotor.

 

Hal yang saya khawatirkan akhirnya terjadi juga. Pada pertemuan para pemegang saham dua bulan lalu, suara terbanyak memutuskan Rio, adik sepupu saya, yang digadang-gadang akan mewarisi perusahaan ayah. Rio terpilih karena hanya Rio lah yang dinilai mampu meneruskan perusahaan pembiayaan kredit kendaraan bermotor milik ayah.

 

Sebenarnya ayah tidak mau perusahaan yang dirintis ayah jatuh ke tangan Rio. Bukan karena Rio adalah anak dari adiknya, namun sifat Rio yang ‘doyan’ perempuan lambat laun akan menghancurkan nama baik perusahaan. Sayangnya, Rio terlalu pintar menyembunyikan kebobrokannya itu. Apa boleh dikata, Rio adalah satu-satunya laki-laki yang terlahir di garis keturunan keluarga besar kami. Ditambah lagi Rio lulusan fakultas managemen, tentunya itu akan menjadi nilai tambah bagi Rio.

 

Sungguh menyesal, mengapa dulu saya tidak mengambil jurusan managemen saja seperti kata ayah. Kini nasi sudah menjadi bubur, satu-satunya jalan untuk mempertahankan perusahaan ayah adalah saya harus mampu menjadi pewarisnya. Bagaimana caranya? Itulah yang akan saya cari tahu.

 

Selama hampir sebulan saya terus mengunjungi kerabat dekat untuk meminta pendapat sekaligus dukungan. Dari pak dhe Mukhsin, saya mendapat saran untuk mengunjungi guru spiritualnya yang ada di Kudus. Dengan berbekal alamat yang tertulis pada secarik kertas yang dituliskan pak dhe Mukhsin itulah saya lari ke Kudus menemui kang Masrukhan.

 

Dari pertemuan saya dengan kang Masrukhan saya mendapatkan Jimat Kujang Pusaka. Mungkin terdengar aneh jika seorang perempuan membawa kujang sebagai pegangan. Namun ternyata, kujang yang diberikan kang Masrukhan berukuran kecil jadi bisa saya selipkan di dompet.

 

Memang benar, tidak selang berapa lama setelah saya menggunakan Jimat Kujang Pusaka, para pemegang saham yang dulunya menunjukkan sikap tidak respect secara terang-terangan kini seolah berbalik. Saat saya masuk kantor semuanya menyapa saya, ada pula yang menundukkan kepala atau tersenyum sebagai tanda hormat.

 

Keadaan semacam ini pun semakin memperkuat keyakinan saya untuk merebut kembali posisi pewaris perusahaan yang hampir jatuh ke tangan Rio. Benar juga dugaan saya, tidak sampai satu bulan setelah saya menggunakan Jimat Kujang pusaka, para pemegang saham mengadakan pertemuan tertutup dengan tujuan meninjau kembali keputusan mereka empat bulan yang lalu. Pertemuan berakhir dengan keputusan pengalihan hak pewaris perusahaan dari tangan Rio kembali ke tangan pewaris utama, yaitu saya.

 

Betapa kabar ini sangat-sangat menggembirakan ayah dan saya. Saya berjanji akan meneruskan perusahaan ayah dengan sungguh-sungguh. Saya akan menjaga nama baik perusahaan yang telah dirintis ayah dari nol. Dan di tangan saya lah perusahaan ini akan berkembang menjadi perusahaan pembiayaan kredit kendaraan bermotor nomor satu di Jogja. Saya berjanji.

 

 

Afifah, Gunung Kidul, DIY

 

Alamat Kantor


Perum Pankis Griya - Rumah No.1

Jl. Pakis Raya, RT.01/06, Jepang Pakis

Jati, Kudus, Jawa Tengah,

Indonesia - 59342

 

 

Call Center 1


Telepon & SMS: 085712999772

 

WhatsApp: 085712999772

 

Email: spiritualpower88@gmail.com


 

 

Call Center 2


Telepon & SMS: 082223338771


WhatsApp: 082223338771


Email: bagianpemesanan@gmail.com

 

Untuk respon cepat silahkan

Telepon/SMS

 

*Note : Kode area Indonesia (+62)

Contoh : +6285712999772

 


 

Hari dan Jam Kerja

Call Center Kami


Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB

Sebelum datang, harap telepon dulu.

 

 

Praktek Supranatural Resmi


Terdaftar di Dinas Kesehatan & Kejaksaan

STPT DINKES: 445/515/04.05/2012

KEJARI: B-18/0.3.18/DSP.5/12/2011

 

Lihat Bukti Legalitas - Klik Disini